translate

5.02.2015

DEFECT PADA PENGECATAN

Defect adalah masalah atau penyakit atau cacat yang ada pada cat. Defect ada yang disebabkan karena proses pengecatan dan ada pula yang disebabkan karena pengaruh lain diluar proses pengecatan. Diantara defect yang disebabkan karena proses pengecatan antara lain:
·         Seeds / bintik
Biasanya disebabkan karena debu yang menempel pada cat seketika pada saat cat masih basah.
Defect jenis ini dapat diatasi dengan cara mengamplasnya. Adapun amplas yang digunakan untuk menghilangkan bintik adalah grid ampas #1200, #1500, #2000 sampai #2500 (pilih grid amlas sesuai kebutuhan). Jika harus mengamplas dengan menggunakan beberapa greed amplas, maka lakukanlah dengan cara menyilang untuk memastikan goresan amplas yang lebih kasar sudah habis ditindas oleh amplas yang lebih halus. Untuk memulihkan warna dan gloss, lakukan pemolesan.
·          
·         Fish eyes / mata ikan
Adalah suatu depresi yang terbentuk apabila ada air atau oli yang mendorong lapisan cat. Atau suatu kekosongan yang terbentuk karena cat tidak dapat membentuk lapisan diatas air atau oli.
Defect jenis ini tidak dapat diatasi dengan cara pemolesan. Defect jenis ini hanya bisa diatasi dengan cara pengecatan ulang.
·         Orange feel / kulit jeruk
Yaitu, lapisan cat yang tidak rata, menyerupai kulkit jeruk, cacat ini terbentuk apabila cat mongering terlalu cepat, sebelum selesainya perataan (pegerakan permukaan cat untuk meratakan dirinya sendiri). Ini juga dipengaruhi oleh kondisi aplikasi pengecatan serta tebal lapisan cat. Menggerakkan spray gun terlalu cepat pada aplikasi dan jarak yang terlalu jau pada saat penyemprotan juga menyebabkan defect orange feel / kulit jeruk.
Orange feel bisa hilang dengan cara mengamplas, permukaan yang mengerut seperti kulit jeruk bisa dihilangkan dengan menggunakan amplas #1500 sampai #2000. Namun apabila kita menjumpai jenis orange feel yang terlalu kasar seperti permukaan cat yang kering dan kurang clear coat, maka untuk mengatasi dan memperbaikinya hanya bisa dilakukan dengan melakukan pengecatan ulang.
·         Runs / meleleh
Yaitu defect atau cacat yang disebabkan karela berlebihnya cat pada saat aplikasi sehingga meleleh kebawah dan mengering. Biasanya jarak penyemprotan yang terlalu dekat dan pergerakan spreygun yang lambat adalah penyebab terjadinya runs / leleh. Leleh yang ringan dapat diatasi dan dihilangkan dengan proses pengamplasan. Caranya adalah dengan mengamplas menggunakan blok yang terbuat dari kayu atau acrylic yang dilapisi busa, hal ini dilakukan untuk menghindari gelombang dari hasil amplasan. Untuk meghilangkan leleh dapat dilakukan dengan dua sampai tiga tahap dari amplas yang agak kasar hingga paling halus dan siap untuk pemolesan.
Adapun runs / leleh yang tebal hanya bisa diselesaikan masalahnya dengan mengikis habis dengan amplas yang samgat kasar kemudian lakukan proses pengecatan ulang.
·         Lifting / mengkerut atau mengangkat atau bangun
Ada dua penyebab lifting:
-          Solvent didalam top coat segar yang menembus cat lama, menyebabkan cat lama berubah secara internal (berubah didalam) sehingga menimbulkan kerutan pada top coat.
-          Apabila top-coat melunak dan mengembang dibawahpanas dan kemudian mengerut pada saat dingin.
Defect jenis ini tidak dapat dihilangkan dan hanya bisa diatasi dengan cara pengecatan ulang.
·         Pinholes / lubang lubang kecil.
Adalah lubang lubang kecil pada permukaan cat yang terjadi karena pemanasan yang terlalu cepat. Apabila permukaan cat mengering dank eras sebelum solvent didalam coat menguap, maka solvent yang terperangkap dipaksa untuk meletup melalui lapisan, dan meninggalkan lubang kecil (pinhole). Seperti defect sebelumnya pinhole juga tidak dapat diselesaikan dengan proses pemolesan, dan hanya bisa diatasi dengan melakukan pengecatan ulang.
·         Marks / bekas dempul
Bekas dempul akan Nampak pada permukaan top-coat disebabkan pengamplasan yang kurang landai pada dempul, atau  pengamplasan dempul yang terlalu habis sehingga sambungan antara dempul dan cat lama tidak rata. Akibatnya pada saat aplikasi top coat akan menimbulkan bekas bentuk dempul ketika cat telah mengering. Putty mark dapat dihilangkan dengan cara mengamplas yang dilanjutkan dengan pemolesan, namun hal ini tidak dapat membantu lama. Setelah cat terkena panas matahari atau seiring berjalannya waktu, putty mark akan muncul kembali. Bahkan pemunculannya yang kemudian akan tampak lebih jelas daripada yang terlihat setelah pengecatan.

·         Sanding scratches / goresan amplas
Ini disebabkan karena pengamplasan yang tidak benar. Pemakaian amplas yang terlalu kasar atau lompatan greed amplas yang terlalu jauh menyebabkan bekas goresan amplas timbul pada permukaan cat baru, ini karena lubang amplas tidak tertutup sempurna pada saat cat mengering. Pada warna warna gelap seperti black mica dan dark blue metallic, sanding scratch dapat dihilangkan dengan melakukan pengamplasan dan pemolesan. Namun untuk warna – warna terang, pengamplasan dan pemolesan untuk cacat seperti ini tidak dapat membantu. Jadi solusi defect jenis ini untuk cat warna terang adalah dengan melakukan pengecatan ulang.
·         Absorption / menyerap
Cat akan terlihat memudar dan tidak tampak gloss, karena warna yang menguap. Penyebabnya adalah karena terlalu banyak campuran solvent / thinner pada saat aplikasi cat,  sehingga sebagian warna ikut menguap bersama solvent. Bias juga disebabkan karena proses buffing compound yang terlalu cepat sebelum cat mongering sempurna. Pemolesan tidak banyak membantu untuk menimbulkan gloss yang lebih baik pada defect seperti ini.
Adapun defect defect yang terjadi diluar proses pengecatan antara lain:
·         Jamur (water spot)
Endapan air yang terlalu lama dibiarkan sehingga mengering dan berlapis lapis menyebabkan warna cat memudar. Bercak bercak air yang kering tersebut sering disebut sebagai jamur cat. Jamur dapat pula tumbuh pada permukaan kaca. Untuk menghilangkan endapan jamur pada cat body mobil, dapat menggunakan cairan khusus anti jamur. Namun gloss hanya dapat ditimbulkan dengan proses pengomponan dan pemolesan.
·         Dent
Dent adalah pentok/penyok kecil pada permukaan cat yang terjadi akibat benturan benda tumpul atau batu. Pemolesan tidak dapat membentu mengembalikan bentuk yang sudah penyok. Untuk itu dent hanya bisa diperbaiki dengan cara pengetokan atau dent removal (PDR).
·         Swirl mark
Adalah goresan halus nerbentuk memutar seperti sarang laba-laba. Ini terjadi akibat proses mengelap yang kurang memperhatikan kondisi permukaan cat, atau menggunakan lap yang kurang bersih, atau mengelap debu dalam keadaan kering dengan menggunakan lap yang kering pula. Swirl mark bias juga disebabkan oleh goresan spong buffing kompon yang kasar. Hanya bisa dihilangkan dengan menggunakan tehnik pemolesan khusus, buffer khusus, atau produk khusus swirl mark removal.
·         Stone chip
Yaitu lubang lubang kecil yang disebabkan karena percikan benda tajam yang sangat halus, biasa banyak terjadi pada area bemper depan dan engine hood (kap mesin), karena dua tempar tersebut biasa menerima percikan pasir atau kerikil dari kenderaan yang ada didepannya. Stone chip hanya bisa diperbaiki dengan melakukan pengecatan ulang.

·         Dll.

No comments:

Post a Comment

tulis komentar anda disini